Belakangan ini semakin banyak, maraknya tokoh atau artis yang bukan berlatar belakang Ulama tapi membicarakan Urusan Agama di publik, tidak berlatar belakang ahli nasab tapi membicarakan bahkan membatalkan nasab orang.
Hal tersebut membuat KH. Luthfi Bashori mengingatkan kelompok ini, karena bisa menyesatkan dan merusak serta membingungkan Umat Islam ( terutama yang awam )
Hal ini diperingatkan dalam hadits Riwayat Tabrani:
ููุงูู ุฃูุจูู ุฃูููููุจู ููู
ูุฑูููุงูู ุจููู ุงููุญูููู
ู: ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู
ู: ููุง โุชูุจููููุง โุนูููู โุงูุฏููููู ุฅูุฐูุง ูููููููุชูู
ูููู ุฃููููููู ูููููููู ุงุจููููุง ุนููููููู ุฅูุฐูุง ูููููููุชูู
ูููู ุบูููุฑู ุฃููููููู ุฑูุงู ุงูุทุจุฑุงูู
Artinya: Abu Ayyub al-Ansariย berkata kepada Marwan bin Hakam , bahwa Rasulullah bersabda: jangan engkau tangisi agama ini (Islam) apabila engkau menyerahkan kepada ahlinya (ulama), akan tetapi menangislah apabila agama ini engkau serahkan kepada orang yang bukan ahlinya.
Baginda Rasulullah ๏ทบ Bersabda :
ููุฅูุฐูุง ุถููููุนูุชู ุงููุฃูู
ูุงููุฉู ููุงููุชูุธูุฑู ุงูุณููุงุนูุฉู ููุงูู ูููููู ุฅูุถูุงุนูุชูููุง ููุงูู ุฅูุฐูุง ููุณููุฏู ุงููุฃูู
ูุฑู ุฅูููู ุบูููุฑู ุฃููููููู ููุงููุชูุธูุฑู ุงูุณููุงุนูุฉู
: โApabila amanah sudah hilang, maka tunggulah terjadinya kehancuranโ. Orang itu (Arab Badui) bertanya, โBagaimana hilangnya amanat itu?โ Nabi saw menjawab, โApabila suatu urusan diserahkan bukan kepada ahlinya, maka tunggulah terjadinya kehancuran.โ (HR. Al-Bukhari).
Selengkapnya simak video dibawah ini







