Konsultasi Agama Bersama KH. Luthfi Bashori
PENANYA: Izin nanya kiyai adakah riwayat Rasulullah pernah membaca basmalah ketika membaca surah setelah alfatihah dalam shalat
JAWABAN: Di antara hadis yang dijadikan dalil bahwa Rasulullah ﷺ membaca basmalah dalam shalat adalah:
عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ رضي الله عنها
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ كَانَ يَقْرَأُ فِي الصَّلَاةِ:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
“Dari Ummu Salamah رضي الله عنها, sesungguhnya Rasulullah ﷺ membaca dalam shalat: ‘Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm. Alhamdu lillāhi Rabbil ‘ālamīn…’”
HR. Abu Dawud no. 4001, Tirmidzi no. 2927.
Juga hadis dari Nu‘aim Al-Mujmir:
صَلَّيْتُ وَرَاءَ أَبِي هُرَيْرَةَ فَقَرَأَ: بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، ثُمَّ قَرَأَ بِأُمِّ الْقُرْآنِ
“Aku shalat di belakang Abu Hurairah, lalu beliau membaca: ‘Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm’, kemudian membaca Ummul Qur’an (Al-Fatihah).”
Lalu Abu Hurairah berkata:
وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنِّي لَأَشْبَهُكُمْ صَلَاةً بِرَسُولِ اللَّهِ ﷺ
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh aku adalah orang yang paling mirip shalatnya dengan Rasulullah ﷺ.”
HR. An-Nasa’i no. 906.
Hadis ini menjadi dalil kuat dalam madzhab Syafi‘i bahwa Nabi ﷺ membaca basmalah dalam shalat.
Dalil tentang membaca basmalah sebelum surat pendek setelah Al-Fatihah dalam shalat dijelaskan oleh para ulama fikih berdasarkan keumuman penulisan basmalah pada awal surat-surat Al-Qur’an dan atsar sahabat.
Di antaranya riwayat dari Ibnu Umar رضي الله عنهما:
أَنَّهُ كَانَ إِذَا قَرَأَ فِي الصَّلَاةِ يَبْدَأُ بِبِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
“Sesungguhnya beliau apabila membaca dalam shalat, beliau memulai dengan Bismillāhir-Raḥmānir-Raḥīm.”
Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam As-Sunan Al-Kubra.
Dan dalam madzhab Syafi‘i disebutkan secara jelas:
وَيُسَنُّ أَنْ يَقْرَأَ بَيْنَ الْفَاتِحَةِ وَالسُّورَةِ بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
“Disunnahkan membaca basmalah antara Al-Fatihah dan surat.”
— Imam An-Nawawi, Al-Majmu‘
Jadi ketika setelah Al-Fatihah membaca surat pendek seperti Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau lainnya, sunnah membaca:
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
lebih dahulu menurut madzhab Syafi‘i.







