GERAKAN WARGA NU MENOLAK RISYWAH DI MUKTAMAR

NAMAKU “UANG”
(SERING DIPANGGIL DUIT)

Wajahku biasa saja, fisikku juga lemah, namun aku mampu merombak tatanan dunia.

Aku juga “BISA” merubah
perilaku, bahkan sifat manusia, karena manusia mengidolakan aku.

Banyak orang merubah kepribadiannya,­­­­ mengkhianati teman, menjual tubuh, bahkan meninggalkan keyakinan IMAN-nya, demi aku.

Aku tidak mengerti perbedaan orang shaleh & bejat, tapi manusia memakai aku menjadi patokan derajat, menentukan kaya miskin & terhormat atau terhina.

Aku bukan iblis, tapi sering orang melakukan kekejian demi aku.

Aku juga bukan pihak ke-tiga, tapi banyak suami istri pisah gara-gara aku, kakak dan adik beradu dan saling benci karena aku.

Anak dan orangtua berselisih gara-gara aku.

Sangat jelas bahwa aku bukanlah Tuhan, tapi manusia menyembah aku seperti Tuhan, bahkan kerap kali hamba-hamba Tuhan lebih menghormati aku, padahal Tuhan sudah berpesan jangan jadi hamba uang.

Seharusnya aku melayani manusia, tapi kenapa malah manusia mau jadi budakku?

Aku tidak pernah mengorbankan diriku untuk siapa pun, tapi banyak orang rela mati demi aku.

Perlu aku ingatkan, aku hanya bisa menjadi alat bayar resep obat anda, tapi tidak mampu memperpanjang hidup anda.

Kalau suatu hari anda dipanggil Tuhan, aku tidak akan bisa menemani anda, apalagi menjadi penebus dosa-dosa anda, anda harus menghadap sendiri kepada sang Pencipta lalu menerima penghakiman-NYA.

Saat itu, Tuhan pasti akan hitung-hitungan dengan anda, APAKAH SELAMA HIDUP ANDA MENGGUNAKAN aku dengan baik, atau sebaliknya MENJADIKAN aku sebagai TUHAN?

Ini informasi terakhirku:
Aku TIDAK ADA DI SURGA, Jadi jangan cari aku di sana.

Selamat bagi pecinta aku. Aku tidak akan menemanimu di alam kubur kelak dan aku hanya hiasan dunia yang menipu.

KH. Luthfi Bashori


_____________
INGAT MUKTAMAR NU SEMAKIN DEKAT, JANGAN MEMILIH CALON KETUA PBNU YANG BERSAFARI KESANA KEMARI, SAMBIL MEMBAGIKAN UANG RISYWAH (SOGOKAN) DEMI MENJARING SUARA DARI PARA CALON MUKTAMIRIN.

RUSULULLAH SAW MENGINGATKAN:

الراشي والمرتشي في النار

YANG MENYOGOK & YANG DISOGOK ITU TEMPATNYA DI NERAKA. (HR. ATTHABARANI).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *