Freedom of The City of London
Sejak pertama kali diselenggarakan tahun 1237, penghargaan ini bertujuan untuk memberikan Hak Akses Dagang dan Kepemilikan Properti di London.
Di zaman modern, penghargaan ini bergeser menjadi pemberian gelar kehormatan terhadap orang yang dianggap punya kontribusi luar biasa kepada publik.
Penerima penghargaan ini disebut “A Citizen Of London”.
Sederetan tokoh terkemuka dunia diketahui telah menerima penghargaan Freedom of The City of London ini, diantaranya:
Winston Churchill, Nelson Mandela, Desmond Tutu, Lee Kuan Yew, Stephen Hawking, Sir Tim Berners-Lee, J.K. Rowling, Cate Blanchett, Harry Kane.
Penerima penghargaan ini harus dinominasikan/diusulkan oleh Pejabat berwenang setempat.
Dan tanggal 16 Oktober 2026, salah satu putra terbaik Indonesia, berhasil mendapatkan penghargaan ini,
H. Anies Rasyid Baswedan, S.E., M.P.P., Ph.D
Beliau menjadi orang Indonesia Pertama yang mendapat penghargaan ini.
Nama beliau dinominasikan oleh Lord Mayor Alastair King (Lord Mayor of London) dan Alderman Gregory Jones (Pejabat Dewan Kota London).
Ini adalah penghargaan kedua yang diberikan Inggris kepada Pak Anies.
Sebelumnya, pada tahun 2023, Anies Baswedan menjadi orang Indonesia pertama yang diangkat menjadi anggota Dewan Pendiri dan Pengarah Universitas Oxford.
Sebelumnya, anggota dewan ini hanya berasal dari Jepang, China, India, Singapura dan Malaysia.
Penghargaan ini menambah daftar panjang gemilang pengakuan dunia terhadap beliau, setelah pertama kali nama beliau masuk dalam deretan 100 Tokoh Intelektual Publik Dunia, oleh Majalah “Foreign Policy” pada April 2008, berkat inisiasi beliau membangun Indonesia Mengajar.
The next Presiden RI.
(Al Fatin)






