AKIBAT MENDEKAT PENGUASA YANG TIDAK ISLAMI

✍️KH. Luthfi Bashori

Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seseorang semakin dekat kepada penguasa melainkan ia semakin jauh kepada Allah, dan tidak sekali-kali ia makin bertambah pengikutnya melainkan semakin bertambah pula setannya, serta tidak sekali-kali ia semakin bertambah hartanya melainkan semakin bertambah ketat pula perhitungan (hisab)-nya.” (HR. Imam Hannad melalui Sayyidina Ubaid Ibnu Umair secara mursal)

Bahaya keimanan seseorang yang makin berusaha mendekat kepada sultan (penguasa) duniawi, maka akan semakin jauh pula hatinya dari Allah. Begitu pula kebalikannya, jika ia semakin jauh dari sultan, maka ia semakin dekat pula hatinya kepada Allah.

Yang dimaksud dalam hadits ini, jika ada seseorang atau bahkan orang yang alim dan mendalalmi ilmu agama sekalipun, lantas ia selalu mencari fasilitas kemudahan dari para penguasa dengan cara sering mendatangi tempat-tempat para penguasa tersebut, maka Allah akan menjadikan hatinya semakin berpaling dan menjauh dari Allah.

Namun, jika  ada orang shaleh atau alim yang mendalami ilmu agama, dan ia selalu istiqamah dalam dunia majelis ilmu serta pengamalannya, lantas para pejabat ikut mendatangi majelis ilmunya demi mendapat manfaat, bahkan ia tidak segan-segan menasehati siapapun yang hadir, termasuk kepada para pejabat, maka  orang tersebut terbukti memiliki keimanan yang kuat kepada Allah.

Orang-orang seperti inilah hakikatnya yang menjadi pasak bumi, menjaga keamanan aqidah umat Islam, hingga akhlaq umat akan tetap lestari serta tidak lekang oleh perputaran roda perubahan jaman. 

Perlu diingat pula, semakin banyak pengikut seseorang itu, aslinya akan maka semakin banyak pula setannya, maksudnya orang-orang yang menjerumuskannya ke dalam dosa-dosa. Dikatakan demikian, karena setan itu ada dua macam, yaitu setan dari kalangan jin dan manusia.

Dikatakan pula, semakin banyak harta seseorang itu, semakin berat pula perhitungan hisabnya kelak di akhirat, sekalipun hartanya itu di dapat dengan cara yang halal.

Pos terkait