Kematian Arianto Tawakal (14) menjadi alarm keras bagi penegakan hukum dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.
Jika benar terjadi penghilangan nyawa oleh aparat, maka ini bukan sekadar pelanggaran disiplin, melainkan persoalan serius tentang supremasi hukum, akuntabilitas, dan kemanusiaan.
Negara hukum tidak boleh memberi ruang bagi tindakan sewenang-wenang. Transparansi, keadilan, dan pertanggungjawaban adalah harga mati.
FMI mendesak proses hukum yang terbuka, objektif, dan tanpa impunitas.
#SetiaMahasiswaBersamaUlama
Faktakini



