Yang Diingkari Pegikut Syaikh Ibn Taimiyah
✍️Lora Muhammad Salim Kholili
Jika anda mengira Syaikh Ibn Taimiyah akan memihak Israhell dan ikut bergembira saat mereka memborbardir syi’ah, maka prediksi anda meleset.
Sebab Syaikh Ibn Taimiyah pernah ditanya “Lebih mending mana Syi’ah atau Yahudi ??”
Beliau menjawab begini:
الْحَمْدُ لِلَّهِ، كُلُّ مَنْ كَانَ مُؤْمِنًا بِمَا جَاءَ بِهِ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَهُوَ خَيْرٌ مِنْ كُلِّ مَنْ كَفَرَ بِهِ؛ وَإِنْ كَانَ فِي الْمُؤْمِنِ بِذَلِكَ نَوْعٌ مِنْ الْبِدْعَةِ سَوَاءٌ كَانَتْ بِدْعَةَ الْخَوَارِجِ وَالشِّيعَةِ وَالْمُرْجِئَةِ وَالْقَدَرِيَّةِ أَوْ غَيْرِهِمْ؛
“Segala puji bagi Allah. Setiap orang yang beriman kepada apa yang dibawa oleh Muhammad ﷺ maka ia lebih baik daripada siapa pun yang kafir kepadanya; meskipun pada diri orang beriman tersebut terdapat suatu bentuk bid‘ah, baik bid‘ah Khawarij, Syiah, Murji’ah, Qadariyah, maupun selain mereka.
فَإِنَّ الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى كُفَّارٌ كُفْرًا مَعْلُومًا بِالِاضْطِرَارِ مِنْ دِينِ الْإِسْلَامِ.
Sesungguhnya Yahudi dan Nasrani adalah orang-orang kafir dengan kekafiran yang telah diketahui secara pasti dalam agama Islam.
وَالْمُبْتَدِعُ إذَا كَانَ يَحْسَبُ أَنَّهُ مُوَافِقٌ لِلرَّسُولِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا مُخَالِفٌ لَهُ لَمْ يَكُنْ كَافِرًا بِهِ؛ وَلَوْ قُدِّرَ أَنَّهُ يَكْفُرُ فَلَيْسَ كُفْرُهُ مِثْلَ كُفْرِ مَنْ كَذَّبَ الرَّسُولَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. (مجموع الفتاوى لابن تيمية ٣٥/٢٠١)
Adapun ahli bid‘ah, apabila ia mengira bahwa dirinya sejalan dengan Rasulullah ﷺ dan bukan menyelisihinya, maka ia tidak dianggap kafir terhadap beliau. Bahkan andaikata diperkirakan ia kafir, maka kekafirannya tidaklah seperti kekafiran orang yang mendustakan Rasulullah ﷺ.”
Anda kaget dengan fakta perbedaan sikap antara Syaikh Ibn Taimiyah dan sebagian kelompok yang mendaku terinsipirasi dengan Ibn Taimiyah ??
Ini baru satu dari sekian banyak perbedaan yang ada, temukan perbedaan-perbedaan yang lain di buku ini:






