PEMIMPIN CURANG DIANCAM NERAKA

KH. Luthfi Bashori

Rasulullah SAW bersabda : “Tiada seorang pun yang berkuasa atas suatu perkara dari umat ini (umat Muhammad SAW), lalu ia tidak berlaku adil di antara mereka, kecuali Allah SWT akan mencampakkannya ke dalam neraka.” (HR. Imam Ma’qil ibnu Sinan).

Hadits ini memberi makna, bahwa siapa pun yang dipercaya oleh umat ini untuk menjadi pengurus atau pemimpin mereka, lalu ia tidak berlaku adil dalam menjalankan tugasnya, maka pasti ia akan dicampakkan oleh Allah SWT ke dalam neraka dengan muka di bawah.

Di sebagian keterangan yang lain disebutkan,  seseorang yang dipercaya untuk menjadi pemimpin dari sepuluh orang atau lebih, jika tidak berlaku adil kelak di hari kiamat ia akan didatangkan (ke hadapan Allah) dalam keadaan terikat dengan belenggu dan rantai.

Makna yang dimaksud ialah bagi pemimpin atau imam yang berlaku tidak adil terhadap rakyatnya akan disiksa di dalam neraka, sebaliknya untuk para pemimpin yang adil, akan memperoleh pahala yang sangat besar dan berada dekat di sisi-Nya kelak di hari Qiamat, artinya akan dimasukkan surga.
Itu gambaran bagi para pemimpin di sebuah perkumpulan kecil, lantas bagaimana dengan para pemimpin daerah yang berlaku curang dan tidak adil kepada rakyatnya ?

Tentu akan lebih besar dosanya dan lebih berat hukumannya bagi pemimpin negara yang berlaku curang dan tidak adil terhadap rakyat yang hidup di negaranya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *