BERMASYARAKAT JANGAN IKUT WAHHABI, KAKU, SOMBONG & MERASA PALING PAHAM SEGALANYA, PADAHAL BANYAK NETIZEN WAHHABI YANG NGGAK PAHAM NAHWU SHARAF !!!
Muktamar Internasional Ulama Ahlussunnah wal Jamaah di Grozny, Chechnya, pada Agustus 2016 secara resmi menyatakan bahwa aliran Wahhabi, Salafiyyah, dan kelompok takfiri tidak termasuk bagian dari Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja).
Detail Keputusan Muktamar ChechnyaDefinisi Aswaja: Peserta muktamar yang dihadiri lebih dari 200 ulama dunia—termasuk Grand Imam Al-Azhar Syaikh Ahmad al-Tayeb—mendefinisikan akidah Ahlussunnah wal Jamaah secara teologis sebagai pengikut mazhab Asy’ariyah dan Maturidiyah.
Bidang Fikih dan Tasawuf: Aswaja dalam pandangan forum ini merujuk pada pengikut empat mazhab fikih (Hanafi, Maliki, Syafi’i, Hanbali) serta jalan tasawuf yang murni.
Posisi Wahabi/Salafi: Aliran Wahhabi dan Salaf dianggap keluar dari batasan tersebut karena dinilai sering menyebarkan paham takfiri (mudah mengkafirkan sesama Muslim) dan menentang tradisi keagamaan arus utama umat Islam.
Tujuan Acara: Konferensi ini diselenggarakan untuk meluruskan klaim sepihak serta membentengi umat dari paham ekstremisme dan terorisme atas nama agama.







