GPK Jawa Tengah Menolak Tegas Konser Andrea Bocelli (Pro Zionis) Di Borobudur

Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Jawa Tengah, dengan tegas menolak rencana penyelenggaraan konser penyanyi asal Italia, Andrea Bocelli, di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Bacaan Lainnya

Dalam keterangan resminya, ketua GPK Jawa Tengah Gus Mustafid menegaskan bahwa penolakan tersebut didasarkan pada pertimbangan moral, kemanusiaan, dan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Diketahui sebelumnya Bocelli memiliki rekam jejak pernah terlibat dalam penggalangan dana untuk militer Israel (IDF) di Los Angeles pada 2010 serta pernah menggelar konser di Tel Aviv pada 2022.

“Sikap kami jelas, kami menolak konser Andrea Bocelli di Jawa Tengah. Bukti-bukti dukungan dia terhadap Zionisme tidak bisa diabaikan,” tegas Gus Mustafid

Gus Mustafid mengungkapkan bahwa penolakan tersebut merupakan bagian dari komitmen GPK Jawa Tengah untuk menentang berbagai bentuk penindasan dan penjajahan, khususnya yang berkaitan dengan penderitaan rakyat Palestina.

GPK mendesak pemerintah daerah dan aparat berwenang untuk tidak memfasilitasi maupun menerbitkan izin penyelenggaraan acara tersebut. Konser itu direncanakan berlangsung di Candi Borobudur pada 31 Oktober 2026 dan di Jakarta pada 3 November 2026.

Satu suara, Ditempat berbeda ( Jakarta ) Majelis Ulama Indonesia MUI Bidang Luar Negeri, Safira Machrusah mengatakan, MUI memahami tujuan penyelenggaraan konser tersebut untuk mengangkat kebudayaan Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata. Namun, menurut dia, pertimbangan ekonomi tidak seharusnya mengabaikan konsistensi Indonesia dalam membela kemerdekaan Palestina.

Pos terkait