PENTINGNYA BERTAWADU’

KH. Luthfi Bashori

Orang Arab memanggilnya Abu Nuwas, orang Indonesia memanggilnya Abu Nawas. Syair Abu Nuwas ini mengajarkan pentingnya bertawadu’ dalam menuntut ilmu, sebagaimana perkataan Imam asy-Syafi’i:

كُلَّمَا ازْدَدْتُ عِلْمًا ازْدَدْتُ عِلْمًا بِجَهْلِي
“Setiap kali ilmuku bertambah, semakin aku sadar betapa banyak yang belum aku ketahui.”

Dengan demikian, yang dikritik oleh Abu Nuwas adalah orang yang merasa dirinya sudah paling alim, paling cerdas, atau paling memahami segala sesuatu, padahal ilmunya tetap terbatas.

Karena hampir mayoritas orang itu akan lupa terhadap isi bacaan buku/kitab yang telah dipelajari semisal sebulan sebelumnya secara detail, selain point-point tertentu saja yang masih lekat pada hafalannya, kecuali orang-orang yang diberi oleh Allah rezeki otak yang super duper hingga mampu menghafalkan dan memahami setiap kata yang pernah dibaca dalam kitab-kitab yang dimaksud.

Jadi, jangan sombong dengan ilmu yang dimiliki, meskipun seseorang itu telah menguasai banyak ilmu, tapi tetap saja masih banyak isi bacaan yang terlupakan, dan masih banyak pula ilmu lain yang belum diketahuinya.

Pos terkait