Sunnah Membaca Surah al-Kahfi Di Hari Jum’at

KESUNNAHAN HARI JUM’AT

✍️KH. Idrus Ramli
Dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

عَنْ أَبِى سَعِيدٍ الْخُدْرِىِّ أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَ :« مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ ».
أخرجه الحاكم (2/399 ، رقم 3392) وقال : صحيح الإسناد . والبيهقى (3/249 ، رقم 5792) . وحسنه الحافظ ابن حجر في تخريج الأذكار.

“Barangsiapa yang membaca Surah al-Kahfi pada hari Jum’at, maka ia akan diterangi oleh cahaya hingga hari Jum’at berikutnya.”

(HR. al-Hakim dalam al-Mustadrak (2/399 [3392]) dan al-Baihaqi dalam as-Sunan al-Kubra (3/249 [5792]).

Hadits di atas memberikan pesan, anjuran membaca surah al-Kahfi pada hari Jum’at, malam atau siang harinya. Wallahu a’lam.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *