GURU TUA, Oleh: Kyai Nanal Ainal Fauz

GURU TUA

Oleh: Kyai Nanal Ainal Fauz

Ada youtuber yang saking bencinya dengan habaib sampai membabi buta dalam menghina. Bahkan Guru Tua, Habib Idrus al-Jufri Palu pun tak luput dari mulut kasarnya.

Dia gak tahu bagaimana peran luar biasa Guru Tua di Indonesia bagian Timur. Betapa keilmuan Islam ala Ahlus Sunnah wal Jama’ah masih tetap bertahan di sana salah satunya berkah jasa Guru Tua.

Dia gak tahu besarnya organisasi al-Khairaat yang didirikan Guru Tua. Bisa dikatakan Guru Tua seperti KH. Hasyim Asy’ari di Jawa. Sama-sama pendiri organisasi berhaluan Ahlus Sunnah wal Jama’ah dengan pengaruh di masyarakat yang luar biasa.

Pada tahun 2018 lembaga pendidikan yang di bawah naungan Al-Khairat ada lebih dari 1600 cabang di seluruh Indonesia. Terutama di daerah Indonesia Timur seperti Palu, dll.

Jika berbicara Indonesia Timur tantangan dakwah di sana tidak seperti di Jawa. Jauh lebih sulit. Apalagi dakwahnya sebelum era kemerdekaan. Jauh dari ibukota negara, transportasi susah, dan banyak tantangan-tantangan lain. Meski demikian dakwah beliau dapat menembus masyarakat luas hingga organisasi keagamaan yang beliau dirikan, yaitu Al-Khairaat, menjadi organisasi terbesar di Indonesia Timur.

Soal pengajuan Guru Tua sebagai pahlawan Nasional, menurut saya beliau sangat layak mendapat laqob itu. Cukup sebagai bukti, saat awal-awal kemerdekaan Indonesia beliau pernah menggubah syair berisi tentang bendera Merah Putih kebanggaan kita dan dukungan beliau terhadap Ir Soekarno dalam membangun NKRI. Berikut sedikit kutipannya:

كل أمة لها رمز عز ÷ ورمز عزنا الحمراء والبيضاء

“Setiap umat memiliki simbol kemuliaan. Simbol kemuliaan kita adalah merah putih.”

Beliau juga berkata:

خذ إلى الأمام للمعالي بأيدي ÷ سبعين مليونا أنت والزعماء

“Bawalah ke depan menuju kejayaan bersama 70 juta jiwa warga Indonesia. Bawalah, wahai engkau dan para pemimpin.”

فستلقى من الرعايا قبولا ÷ وسماعا لما تقوله الرؤساء

“Maka engkau akan mendapatkan kepercayaan dan kepatuhan masyarakat terhadap apa yang diucapkan para pemimpin.”

واعمروا للبلاد حسا ومعنى ÷ وبرهنوا للملا أنكم أكفاء

“Makmurkan negeri ini dengan pembangunan materil dan spiritual. Buktikan pada masyarakat bahwa kamu mampu.”

Pos terkait