ISRA’ MI’RAJ vs SAINS MODERN

KH. Luthfi Bashori

(Menanggapi viralnya klaim akun bodong yang mengatasnamakan dr. Ryu Hasah dan mengingkari peristiwa Isra’ Mi’raj).

Jangankan peristiwa Isra’ Mi’raj, ada beberapa perkara nyata yang setiap hari kita alami, namun hingga kini sains modern tidak mampu menggambarkan hakikat bentuknya secara kasat mata.

Contoh perkara tersebut:

  1. Nyawa (Ruh)
    Menurut KBBI, nyawa adalah unsur yang memberi kehidupan pada makhluk hidup.
    Pertanyaannya: bagaimana bentuk nyawa menurut sains modern?
  2. Kentut (Flatus)
    Flatus adalah gas yang keluar dari saluran pencernaan melalui anus.
    Pertanyaannya: bagaimana bentuk gas itu secara nyata?
  3. Napas
    Napas adalah proses keluar-masuknya udara yang membawa oksigen dan mengeluarkan karbon dioksida.
    Pertanyaannya: bagaimana bentuk “napas” itu sendiri?
  4. Rasa senang & sedih
    Keduanya adalah emosi yang benar-benar dirasakan manusia dan memengaruhi kehidupan.
    Pertanyaannya: bagaimana bentuk rasa senang dan sedih?

Kesimpulan:
Ini hanyalah contoh kecil. Masih banyak perkara nyata yang kita alami setiap hari, tetapi tidak dapat dirumuskan hakikat bentuknya secara kasat mata oleh sains modern.

Maka, bagaimana mungkin keimanan terhadap Isra’ Mi’raj dipaksa tunduk kepada logika sains semata?
Keterbatasan akal manusia bukanlah bukti bahwa Isra’ Mi’raj tidak pernah terjadi. Bagi orang beriman, kebenarannya ditetapkan oleh wahyu Allah dan kabar yang dibawa Rasulullah ﷺ.