Amin Abdullah adalah penjaga keamanan di Islamic Center of San Diego (ICSD) yang gugur sebagai pahlawan setelah mengorbankan nyawanya demi melindungi jamaah dan anak-anak dari serangan massal di dalam kompleks masjid dan sekolah tersebut.
Detail Peristiwa Penyerangan:
Waktu Kejadian: Insiden penembakan terjadi pada hari Senin, dimana pelaku melepaskan tembakan tepat sebelum waktu sholat yang dihadiri ratusan jamaah.Tindak Kepahlawanan: Kepala Kepolisian San Diego, Scott Wahl, mengonfirmasi bahwa Amin memainkan peran penting dan “pivotal” dengan menghadapi pelaku, yang membantu mengevakuasi semua siswa dan staf dengan selamat serta mencegah korban yang jauh lebih banyak.
Korban Jiwa: Insiden tragis tersebut mengakibatkan lima orang tewas, termasuk Amin Abdullah dan dua staf masjid lainnya. Dua pelaku penembakan—diidentifikasi berusia 17 dan 19 tahun—juga ditemukan tewas tidak jauh dari lokasi akibat tembakan bunuh diri.
Investigasi: Kepolisian San Diego bekerja sama dengan FBI menyelidiki peristiwa ini sebagai tindak kejahatan rasial (hate crime) dan serangan teroris yang menargetkan komunitas Muslim.
Dukungan dan doa dari berbagai penjuru terus mengalir untuk mengenang jasa-jasa Amin Abdullah.
Dalam salah satu unggahan terakhirnya di Facebook, Amin Abdullah menulis:
“Apa itu kesuksesan? Bagi banyak orang, kesuksesan adalah stabilitas keuangan, reputasi baik, kecantikan, dll.
Adapun SAYA! Demi Allah, Wallahi, kesuksesan adalah kembali kepada Allah Sang Pencipta dengan jiwa murni yang sama yang Dia berikan kepada saya sejak lahir.
Firman Allah Ta’ala, “Jangan takut dan jangan bersedih, tetapi terimalah kabar gembira tentang surga yang telah dijanjikan kepada kalian oleh Yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang”. Semoga Allah Ta’ala menganugerahkan kepada kita Husnal Khatimah, Amin.”
