✍️KH. Luthfi Bashori
Menurut Ulama Aswaja Sebagai Kelompok Mayoritas:
“Jangan engkau menghukumi KAFIR/NON MUSLIM, terhadap ALIRAN SESAT seperti: Syiah, Mu’tazilah, Wahhabi Mujassimah, Khawarij, dll, dari semua sekte yang berasal dari Islam. Tapi hukumilah sebagai ALIRAN YG SESAT & MENYESATKAN, walaupun secara garis besar mereka itu disebut MUSLIM yang telah KELUAR dari ajaran SYARIAT yang BENAR… !”
Nah, di saat SEKTE-SEKTE SESAT itu PERANG MELAWAN orang KAFIR (seperti YAHUDI & NASRANI), maka naluri keislaman secara global, otomatis kita lebih condong membela/mendukung sekte-sekte dalam Islam tersebut, daripada membela/mendukung pihak KAFIR, tanpa perlu BERUBAH dalam menghukumi para penganut sekte-sekte di luar ASWAJA itu sebagai golongan yang SESAT & MENYESATKAN.
Dalam Islam, SESAT itu TIDAK TENTU KAFIR, sedangkan KAFIR itu statusnya pasti DI LUAR Islam.
Adapun untuk kasus perorangan, bisa saja penganut salah satu sekte-sekte sesat itu telah berubah menjadi KAFIR/MURTAD, karena keyakinan dirinya sendiri, seperti jika ada penganut sekte Syiah yang secara terang-terangan MENUHANKAN Sayyidina Ali bin Abi Thalib.
Atau penganut Mujassimah yang meyakini bahwa Allah itu MEMPUNYAI WAJAH, TANGAN & KAKI (anggota tubuh), yang bentuknya itu SERUPA dengan anggota tubuh manusia.
